✅ Selamat Membaca — Artha-News Media Berita Independen & Terpercaya 🔥
⏳ Memuat berita terbaru...

📰 5 BERITA TERBARU

  • ⏳ Memuat...

🔥 5 BERITA POPULER

  • ⏳ Memuat...

Shalat Istisqo Tingkat Kota Cimahi: Seribu Warga Berdoa Mohon Hujan, Pemkot Pastikan Pasokan Air Terpenuhi

CIMAHI, ARTHA-NEWS.COM — Pemerintah Kota Cimahi bersama Forkopimda, MUI, para ulama, tokoh agama, ASN, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat umum melaksanakan Shalat Istisqo Tingkat Kota Cimahi Tahun 2026 di Alun-Alun Kota Cimahi pada Selasa (22/9/2026). Ibadah permohonan hujan ini dipimpin langsung oleh KH. Sodik M. Nawawi dan diikuti sekitar 1.000 peserta secara khusyuk.
 
Kegiatan ini digelar sebagai wujud ikhtiar batin bersama memohon kepada Allah SWT agar segera turun hujan, menyusul kemarau panjang yang berdampak pada ketersediaan air bersih serta kehidupan warga. Wali Kota Cimahi Ngatiyana menyampaikan bahwa shalat ini bukan sekadar doa, melainkan momen kembali menyadari betapa pentingnya air bagi kehidupan.
 
"Air merupakan kebutuhan utama manusia. Karena itu, kita bersama-sama dengan tulus ikhlas menyerahkan diri kepada Allah SWT, memohon ampun atas kesalahan, serta memohon agar segera diturunkan hujan," ujar Ngatiyana.
 
Mitigasi Kekeringan dan Distribusi Air Bersih
 
Sambil berdoa, Pemkot Cimahi terus bergerak mengatasi dampak kekeringan di lapangan. Banyak warga mulai kesulitan dan meminta bantuan air bersih, sehingga instansi daerah segera dikerahkan untuk mendistribusikan air bersih menggunakan kendaraan tangki langsung ke titik pemukiman warga yang membutuhkan bantuan darurat.
 
Instansi DPKP, PUPR, dan DLH bersinergi memetakan wilayah krisis. Kawasan bagian utara Cimahi menjadi fokus utama penanganan karena letak wilayahnya yang lebih tinggi membuat pasokan air baku harian sangat sulit didapatkan oleh warga setempat.
 
Ajakan Gotong Royong dan Hemat Air
 
Ngatiyana menegaskan gotong royong dan koordinasi antarinstansi harus diperkuat agar warga yang paling terdampak tidak berjuang sendirian. Ia juga mengajak seluruh masyarakat tidak hanya berdoa, tetapi juga berikhtiar menjaga kelestarian alam dan menggunakan air secara bijak.
 
"Jangan sampai kita memboroskan air ketika di tempat lain ada masyarakat yang kesulitan mendapatkannya. Mari gunakan air sehemat mungkin dan terus peduli terhadap lingkungan," pesannya.
 
Wali Kota berharap doa seribu warga ini segera dikabulkan, sehingga hujan turun membawa kelegaan, mencukupi kebutuhan air, dan membawa keberkahan bagi Kota Cimahi.
 
(Ari.M)
ARTHA-NEWS - Analisis Referensi Tajam Handal Akurat -
 
 

SMAN 1 Tasikmalaya Ukir Prestasi: Raih Juara 1, 3, dan Favorit Lomba KTI KEJARI 2026

TASIKMALAYA, ARTHA-NEWS.COM — Siswa-siswi SMAN 1 Tasikmalaya kembali menorehkan prestasi gemilang dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) Tingkat SMA/SMK/MA se-Kota Tasikmalaya tahun 2026. Kompetisi riset bergengsi yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya ini digelar secara khidmat pada Selasa, 22 September 2026, di hadapan para juri, pejabat, serta perwakilan sekolah se-Kota Tasikmalaya.
 
Keikutsertaan delegasi SMAN 1 Tasikmalaya membuahkan hasil luar biasa dengan menyapu bersih tiga kategori penghargaan sekaligus. Pencapaian ini disambut gembira oleh kepala sekolah, dewan guru, serta seluruh warga sekolah, dan menjadi bukti nyata komitmen lembaga dalam mendukung pengembangan riset ilmiah serta budaya literasi sejak dini.
 
Berikut rincian perolehan penghargaannya:
 
Juara 1
 
Peserta: Rahmania — Kelas XII-2
Pembimbing: Robi Sobirin, S.Pd., M.Pd.
 
Rahmania tampil memukau di hadapan dewan juri lewat pemaparan ide ilmiahnya yang tajam, solutif, serta dinilai memiliki orisinalitas riset yang sangat tinggi sehingga layak mendapatkan poin tertinggi dan meraih juara pertama.
 
Juara 3
 
Peserta:
 
1. Fathir Ali Rayyan — Kelas X-12
2. Gahitsa Zahira Saffa — Kelas X-12
Pembimbing: Feronika Sryudha Wihardyantie, S.Pd.
 
Kolaborasi kelompok yang solid dari siswa kelas X ini membuktikan bahwa budaya meneliti telah tertanam kuat sejak awal bangku sekolah menengah atas untuk bersaing di level kota. Kerja sama dan kedalaman materi yang ditampilkan menjadi nilai plus bagi tim ini.
 
Juara Favorit
 
Peserta: Anindya — Kelas XII-1
Pembimbing: Robi Sobirin, S.Pd., M.Pd.
 
Apresiasi besar turut diraih oleh Anindya yang sukses membawakan presentasi interaktif sehingga memikat perhatian audiens sepanjang perlombaan serta mendapat pujian khusus dari tim penilai Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya.
 
Prestasi ini menjadi bukti nyata kualitas pendidikan, kerja keras siswa, serta bimbingan guru di lingkungan sekolah. Keberhasilan ini melengkapi capaian positif sebelumnya, seperti aksi donor darah "Blood for Life" yang baru saja sukses diselenggarakan dan mengumpulkan puluhan kantong darah.
 
Bagi peserta yang belum masuk nominasi, tetaplah semangat. Pengalaman berkompetisi adalah bekal berharga. Tetap tekun berlatih, perbanyak membaca, dan coba kembali pada tahun berikutnya.
 
Selamat kepada seluruh pemenang! Semoga prestasi ini menginspirasi siswa lain untuk terus berkarya, berinovasi, dan menorehkan tinta emas bagi diri sendiri maupun almamater tercinta.
 
(Redaksi)
 
 

SMAN 1 Tasikmalaya: 44 Kantong Darah Terkumpul, Naik 28%

TASIKMALAYA, ARTHA-NEWS.COM — Kegiatan donor darah Blood for Life bertema "One Heart, Many Lives" digelar di SMAN 1 Tasikmalaya pada 14 September 2026. Partisipasi melonjak dibanding tahun lalu, mencerminkan semangat solidaritas warga sekolah yang semakin kuat.
 
Partisipasi Melonjak, 44 Kantong Darah Terkumpul
 
Tahun ini pendaftar mencapai 64 orang, naik 14 orang atau 28% dari tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, berhasil terkumpul 44 kantong darah untuk membantu pasien yang membutuhkan.
 
Peningkatan ini didukung sosialisasi intensif beberapa minggu sebelum acara. Sesi pemaparan dan tanya jawab membantu calon pendonor — terutama yang baru pertama kali — memahami prosedur dan manfaat donor darah.
 
Semangat Kemanusiaan & Nilai Pancawaluya
 
Pihak PMI mengapresiasi antusiasme peserta. "Sebaik-baiknya manusia ialah yang bermanfaat bagi sesama. Donor darah adalah kebiasaan sehat dan mulia yang patut dilestarikan," ungkap perwakilan PMI.
 
Kegiatan ini mewujudkan nilai Pancawaluya: Cageur (sehat) dan Bageur (berbudi luhur), serta kerangka 3K — Karakter, Kabisa, Katarima. Peserta tidak hanya menyumbang darah, tetapi juga belajar kepedulian, kerja sama, dan tanggung jawab sosial.
 
Rencana Berkembang: Tiga Kali Setahun
 
Ketua Pelaksana Cencen Hidayat melaporkan seluruh rangkaian berjalan aman, tertib, dan lancar.
 
"Melalui tema 'One Heart, Many Lives', kami ingin menanamkan kepedulian nyata dan solidaritas agar aksi sosial ini terus berlanjut," ujarnya.
 
Ke depan, Blood for Life direncanakan dilaksanakan tiga kali setahun, membuka kesempatan lebih luas bagi warga sekolah dan masyarakat untuk berbagi.
 
 
 (Redaksi)

Shalat Istisqa di Mekarharja, Warga Banjar Doakan Hujan Turun di Tengah Kemarau

BANJAR, ARTHA-NEWS.COM — Di tengah musim kemarau yang masih berlangsung, warga Desa Mekarharja dan Desa Raharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, menggelar Shalat Istisqa. Aksi religi ini menjadi ikhtiar bersama memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan di wilayah tersebut.
 
Shalat Istisqa dilaksanakan pada Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 07.00 WIB di Lapangan Sepak Bola Desa Mekarharja. Sejumlah tokoh penting turut hadir, antara lain Bhabinkamtibmas Desa Mekarharja Bripka Hermawan, S.IP., kepala desa, Babinsa, perangkat lembaga desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga dari kedua desa.
 
Dalam pelaksanaan ibadah tersebut, Ketua MUI setempat Ustadz Husein bertindak sebagai imam. Sementara itu, khotbah yang menyentuh hati disampaikan oleh Ustadz Nurjamil.
 
Dengan penuh kekhusyukan, masyarakat bersama-sama memanjatkan doa agar hujan segera turun. Harapannya, kondisi lingkungan yang kekeringan dapat membaik dan kebutuhan air bersih warga kembali terpenuhi.
 
Kapolsek Purwaharja Ingatkan Potensi Kebakaran Lahan
 
Kapolsek Purwaharja IPTU Maman Ruswandi menegaskan bahwa pelaksanaan Shalat Istisqa ini merupakan wujud ikhtiar batiniah masyarakat di tengah ujian kemarau panjang. Namun, ikhtiar tersebut harus dibarengi dengan tindakan nyata dalam menjaga lingkungan.
 
"Shalat Istisqa ini merupakan ikhtiar bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar hujan segera diturunkan. Di sisi lain, kami mengajak masyarakat untuk tetap menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan, karena kondisi lahan yang kering saat ini sangat berpotensi memicu kebakaran," ujar IPTU Maman Ruswandi.
 
Beliau mengimbau agar masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah atau semak secara sembarangan, terutama di lahan terbuka, perkebunan, maupun kawasan kering yang mudah tersulut api.
 
Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan ini juga bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Pihak kepolisian meminta warga segera melaporkan kepada Bhabinkamtibmas atau pihak berwenang jika melihat adanya titik api atau aktivitas pembakaran yang berpotensi meluas.
 
(Reporter: Rena Yusnita – Kepala Kabiro Banjar)
 
 

HUT KBB ke-18: Plaza Mekar Sari Jadi Saksi Refleksi Pelayanan Publik ASN

CATATAN REDAKSI: Artikel ini diperbarui pada 23 September 2026 — mencakup perbaikan struktur navigasi label kategori, dioptimalkan agar terindeks Google dengan baik dan tidak menampilkan halaman 404, serta penataan ulang label demi kenyamanan pembaca.
 
NGAMPRAH, ARTHA-NEWS.COM — Puncak peringatan Hari Jadi ke-18 Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang berlangsung di Plaza Mekar Sari, Ngamprah, menjadi momentum istimewa bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Agenda tahunan ini dimanfaatkan sebagai ruang refleksi bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Daerah KBB.
 
Pelaksanaan apel besar tersebut dihadiri oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung Barat. Selain itu, tampak hadir jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala instansi vertikal, serta perwakilan Kepala Desa se-Kabupaten Bandung Barat yang bersinergi menyukseskan jalannya acara.
 
Bupati Bandung Barat memimpin langsung upacara khidmat ini. Kehadiran para kepala desa di barisan undangan menjadi simbol soliditas birokrasi pemerintahan hingga tingkat akar rumput. Salah satu tokoh yang terlihat hadir di lokasi adalah Kepala Desa Cipada, Kecamatan Cisarua, Ujang Dahria.
 
Saat ditemui di sela-sela acara, Ujang Dahria menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi pemerintah daerah selama hampir dua dekade ini. Dalam menyambut momen refleksi HUT Bandung Barat ke-18 tersebut, ia menaruh harapan besar demi masa depan wilayah dan kesejahteraan masyarakat. Ujang berharap agar Kabupaten Bandung Barat ke depan selalu menjadi daerah yang Aman, Sukses, Maju, dan Amanah.
 
Harapan tersebut selaras dengan komitmen Pemkab KBB untuk terus mendorong transparansi dan reformasi birokrasi. Berdasarkan informasi dari Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kabupaten Bandung Barat, perayaan usia ke-18 ini dirancang bukan sekadar seremoni belaka. Momen ini difokuskan sebagai pijakan evaluasi kinerja pelayanan publik agar semakin inklusif, responsif, dan adaptif terhadap kebutuhan warga.
 
Dirgahayu Kabupaten Bandung Barat! Dengan bertambahnya usia, momentum sejarah ini diharapkan mampu membawa stabilitas pembangunan daerah ke arah yang jauh lebih sejahtera. Integritas dan kemitraan erat antara ASN, pimpinan daerah, hingga jajaran pemerintah desa menjadi kunci utama dalam mengemban amanah serta menjaga kepercayaan masyarakat demi kemajuan Bandung Barat yang berkelanjutan.
 
(Ari.M)
(DISKOMINFOTIK KBB)

BACA JUGA
 
- HUT Bandung Barat ke-18: Kepala Desa Bersinergi Dukung Pembangunan Daerah
- Pemkab Bandung Barat Fokus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
- Kades Cipada Ujang Dahria: Desa adalah Ujung Tombak Pelayanan

 

FTBI 2026 Jamanis: 34 Siswa Ikuti 7 Lomba Bahasa Sunda


CATATAN REDAKSI Artikel ini diperbarui pada 23 September 2026.

 - Perbaikan struktur navigasi & label kategori

- Dioptimalkan agar terindeks Google dan tidak menampilkan halaman 404

Dan perbaikan navigasi label demi kenyamanan pembaca 


JAMANIS, KAB. TASIKMALAYA, ARTHA-NEWS.COM — Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tahun 2026 Tingkat Kecamatan Jamanis sukses digelar pada Kamis, 17 September 2026. Ajang pelestarian Bahasa Sunda ini berpusat di SDN Argasari, Desa Karangmulya, Kecamatan Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya, dan berlangsung meriah sejak pagi hingga sore hari.


34 Peserta Sekolah Dasar Bersaing di 7 Mata Lomba

Kegiatan ini diikuti oleh 34 peserta — terdiri dari 17 Jajaka dan 17 Wanoja — yang merupakan perwakilan terbaik dari seluruh Sekolah Dasar se-Kecamatan Jamanis. Para peserta bersaing secara sehat dalam 7 mata lomba yang mencakup keterampilan berbahasa dan sastra Sunda.

Adapun ke-7 mata lomba yang dipertandingkan meliputi:

- Nembang Pupuh

- Biantara (Pidato)

- Ngadongeng

- Maca Aksara Sunda

- Nulis Aksara Sunda

- Ngarang Carpon

- Maca Carita Pondok

Upaya Nyata "Ngamumule" Bahasa Sunda di Era Digital


Pengawas Bina Kecamatan Jamanis, Tatan Ridwan, S.Pd, hadir langsung membuka sekaligus memantau seluruh rangkaian kegiatan. Ia memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan FTBI yang dinilai sangat strategis untuk menjaga keberlangsungan Bahasa Sunda di tengah generasi muda.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan FTBI ini. Ini adalah langkah nyata kita untuk ngamumule basa Sunda. Di era digital ini, anak-anak harus tetap cinta dan bangga menggunakan Bahasa Sunda. Saya bangga melihat antusias 34 peserta hari ini, luar biasa sekali semangat mereka,” ujar Tatan Ridwan, S.Pd di sela kegiatan.


Ketua Panitia Pelaksana, Lilis Mulyati, S.Pd, menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh dari Pengawas Bina, dewan juri, guru pendamping, serta seluruh panitia yang bekerja keras menyukseskan acara ini.

“Terima kasih kepada Bapak Pengawas Bina Tatan Ridwan, S.Pd atas motivasi dan dukungannya. FTBI berjalan lancar dan tertib berkat kerjasama semua pihak — panitia, dewan juri, dan guru pendamping. Semoga hasil terbaik bisa kita capai bersama,” ungkap Lilis Mulyati.

Persiapan Menuju FTBI Tingkat Kabupaten Tasikmalaya

Pantauan Artha-News, 14 panitia dan dewan juri tampil kompak mengenakan seragam batik wajik coklat. Suasana semakin hidup dengan dekorasi payung geulis warna-warni dan piala kejuaraan yang tertata rapi di panggung utama.

Para juara dari masing-masing mata lomba selanjutnya akan mewakili Kecamatan Jamanis pada ajang FTBI tingkat Kabupaten Tasikmalaya. Semangat anak-anak Jamanis!


Yana - Tim Artha-news.com

Bahas Swasembada Pangan, Andi Undru Soroti Sengkarut Distribusi Bantuan Petani

JAKARTA, ARTHA-NEWS.COM — Pengalaman panjang mendampingi para petani di berbagai pelosok daerah membuat praktisi pertanian nasional, Andi Undru Mario, memahami betul akar masalah di sektor agraria. Salah satu tantangan terbesar yang terus berulang adalah minimnya akses petani terhadap sarana produksi, khususnya saat musim tanam tiba.
 
Pionir sekaligus Formulator Pupuk Super Tani Indonesia ini membeberkan bahwa dirinya telah rutin membagikan pupuk gratis selama 15 tahun terakhir. Langkah nyata ini dilakukan secara swadaya demi merespons jeritan para petani saat terjadi kelangkaan pupuk di daerah.
 
Berangkat dari realitas empiris di akar rumput tersebut, Andi mendesak adanya reformasi total pada sistem penyaluran stimulus sektor pertanian. Hal ini krusial agar subsidi atau program bantuan dapat langsung menyentuh para petani penggarap yang aktif berproduksi.
 
Evaluasi Program Pertanian di Forum DPP SPRI
 
Pernyataan menohok tersebut dipaparkan Andi saat menghadiri agenda Diskusi Media 2026 yang mengusung tema "Menjaga Ketahanan dan Swasembada Pangan di Tengah Krisis Global". Forum strategis ini diinisiasi oleh DPP Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) di Rarampa Resto & Bar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (20/9/2026).
 
Menurut pandangannya, problem yang dihadapi kaum tani tidak boleh sekadar dipotret dari balik meja atau dokumen kebijakan di atas kertas. Pengawasan ketat pada implementasi kebijakan di lapangan jauh lebih mendesak agar anggaran negara tidak terbuang sia-sia.
 
"Jangan sampai ada petani yang benar-benar menggarap lahan tetapi justru tidak mendapatkan dukungan karena persoalan administrasi atau data," tegas Andi di hadapan puluhan awak media nasional.
 
Menempatkan Petani sebagai Pilar Utama Ketahanan Pangan
 
Lebih lanjut, Andi menegaskan bahwa nasib petani harus menjadi prioritas utama jika negara ingin mewujudkan kedaulatan pangan berkelanjutan. Pemerintah dituntut tidak hanya fokus pada bantuan logistik, tetapi juga wajib membuka keran inovasi teknologi guna mendongkrak produktivitas lahan.
 
Ia meyakini, kesejahteraan petani berdampak langsung pada stabilitas pangan nasional. Jika ekosistem produksi di tingkat bawah terlindungi dengan baik, maka ketahanan pangan Indonesia akan semakin kokoh menghadapi guncangan global.
 
Oleh karena itu, keberpihakan kepada sektor ini harus diwujudkan lewat kepastian keberlanjutan ekosistem usaha tani dari hulu ke hilir. Salah satu langkah awal yang mendesak diselesaikan adalah validitas data penerima manfaat.
 
Dorong Pendataan Berbasis 'By Name, By Address, and By Land'
 
Guna memangkas celah salah sasaran, Andi mengusulkan formulasi pendataan yang jauh lebih akurat dan faktual, yang mencerminkan profil riil petani penggarap sekaligus luas lahan komoditas mereka.
 
"Pendataan harus berbasis by name, by address, and by land. Artinya, harus jelas siapa petaninya, di mana alamatnya, dan berapa luas lahan yang benar-benar digarap," tuturnya.
 
Dirinya menggarisbawahi bahwa evaluasi kritis yang ia suarakan murni merupakan wujud komitmen dan dukungan nyata untuk membantu pemerintah mempercepat target swasembada pangan yang tepat guna.
 
Peran Strategis Pers Nasional sebagai Ruang Solusi Publik
 
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP SPRI, Heintje Mandagi, menekankan pentingnya fungsi media massa dalam mengawal isu-isu hajat hidup orang banyak seperti kedaulatan pangan nasional.
 
"Pers tidak hanya bertugas memberitakan apa yang terjadi, tetapi juga membuka ruang dialog untuk mencari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat," jelas Heintje.
 
Sebagai catatan, diskusi publik yang digagas oleh wadah jurnalis SPRI ini juga menghadirkan Mantan Irjen Kementerian Pertanian, Jan Samuel Maringka, serta diikuti oleh jurnalis dari berbagai perwakilan media televisi, cetak, dan portal berita online nasional.
 
(Redaksi)
 
 

Nama Wartawati Artha-News Dicatut di Tasikmalaya, Redaksi Beri Klarifikasi

JAWA BARAT, ARTHA-NEWS.COM — Berdasarkan informasi yang dihimpun dari rekan di lapangan, beredar kabar bahwa seorang wartawati Artha-News.com untuk wilayah kerja Kabupaten Tasikmalaya dikabarkan melakukan peliputan di wilayah Kota Tasikmalaya. Wartawati tersebut diisukan mendatangi proyek revitalisasi salah satu sekolah yang berada di daerah Bojong, Kecamatan Cipedes.
 
Merespons informasi tersebut, tim redaksi Artha-News segera melakukan pelacakan internal dan konfirmasi langsung kepada wartawati yang bersangkutan, Ocha.
 
Dalam keterangannya, Ocha secara tegas menyampaikan bahwa dirinya tidak pernah berkunjung maupun melakukan peliputan ke wilayah Bojong, Kota Tasikmalaya tersebut.
 
Redaksi Lakukan Penelusuran Internal
 
Atas dasar dinamika ini, tim redaksi Artha-News langsung memberikan instruksi kepada Koordinator Wilayah Nasional, staf redaksi, serta Kepala Biro Kabupaten Tasikmalaya. Seluruh jajaran diminta melakukan penelusuran mendalam terkait dugaan adanya pihak tidak bertanggung jawab yang mencatut nama Ocha.
 
Hasil klarifikasi ini juga telah disampaikan langsung oleh Ocha kepada Pemimpin Redaksi Artha-News. Guna memastikan akurasi data, redaksi sempat meminta foto tampak dekat Ocha untuk dikonfirmasikan kepada rekan Artha-News di lapangan.
 
Setelah ditelaah oleh rekan Artha-News di lapangan, orang yang mendatangi proyek sekolah nyatanya bukan Ocha. Rekan Artha-News di lapangan kemudian mengirimkan foto oknum yang diduga mencatut identitas tersebut. Hasil penelitian redaksi memastikan bahwa foto itu sama sekali bukan Ocha — tegasnya, bukan foto wartawati resmi Artha-News.
 
Berdasarkan analisis lanjutan oleh tim redaksi Artha-News, wajah dalam foto oknum tersebut tidak asing dan sepertinya dikenali oleh jajaran redaksi. Sebagai bentuk transparansi, Ocha menyatakan kesiapannya untuk dipertemukan langsung dengan rekan Artha-News di lapangan guna menjernihkan persoalan.
 
Tegakkan Hukum dan Jaga Integritas Media
 
Demi menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah, persoalan ini akan terus ditelusuri. Redaksi memastikan akan mengambil langkah hukum yang tegas apabila terbukti ada pihak yang sengaja menyalahgunakan nama wartawati atau institusi Artha-News.
 
Redaksi mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, instansi pemerintah, swasta, maupun aparat penegak hukum, bahwa setiap jurnalis media online Artha-News.com selalu dibekali dengan surat tugas serta Kartu Pers (ID Card) resmi yang sah sesuai dengan wilayah penugasan masing-masing.
 
Oleh karena itu, jika ada oknum yang mengatasnamakan Artha-News.com, masyarakat berhak meminta mereka memperlihatkan ID Card dan surat tugas, atau mengisinya di buku tamu untuk disesuaikan datanya. Profil dan nama seluruh jurnalis resmi kami dapat dicek langsung melalui Susunan Redaksi Artha-News.
 
Koordinator Wilayah Nasional Artha-News, Ary Siloka, menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas media — Analisis Referensi Tajam Handal Akurat.
 
"Jika terbukti ada oknum yang menyalahgunakan nama media online Artha-News, kami tidak akan segan untuk memprosesnya secara hukum sesuai perundang-undangan yang berlaku di Indonesia," pungkas Ary Siloka.
 
(Redaksi)
 
 

Tangkal Risiko Kekeringan, Pemkab Samosir Kawal Operasi Hujan Buatan di Kawasan Toba

SAMOSIR — Komitmen menjaga stabilitas volume air dan ketahanan ekologis di Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba terus diperkuat melalui langkah intervensi teknologi. Pemerintah Kabupaten Samosir menyatakan kesiapan penuh dalam menyukseskan program Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) Tahap II di Wilayah Sungai Toba Asahan demi meredam dampak ancaman kekeringan yang dipicu faktor iklim global.
 
Peluncuran operasi teknologi rekayasa cuaca ini dilaksanakan secara resmi di Terminal II BMKG Silangit pada Senin (21/9/2026). Agenda ini mengintegrasikan kerja sama taktis antara Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Perum Jasa Tirta I (PJT I), PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM), serta jajaran pemerintah daerah di lingkar Toba. Hadir mewakili Pemkab Samosir, Kepala Pelaksana BPBD Sarimpol Simanihuruk dan Kepala Dinas Kominfo Immanuel TP Sitanggang, bersama dengan jajaran pimpinan BPBD tingkat provinsi serta kabupaten tetangga.
 
Rencana aksi OMC Tahap II ini diproyeksikan berjalan intensif selama 25 hari ke depan, terhitung sejak 21 September hingga 15 Oktober 2026. Fokus penyemaian awan potensial akan dispesifikasikan pada area perairan dan seluruh wilayah tangkapan air Danau Toba guna memicu pertumbuhan curah hujan secara maksimal.
 
Direktur Operasional Modifikasi Cuaca BMKG, Budi Harsoyo, memaparkan bahwa langkah ini merespons hasil analisis cuaca BMKG terkait adanya pergerakan fenomena El Nino yang cukup kuat sejak awal tahun. Mengingat signifikannya dampak OMC Tahap I pada April lalu dalam menambah pasokan air baku, metode ini kembali dioptimalkan. Budi juga mengimbau jajaran daerah untuk proaktif menyalurkan data area yang mengalami kekeringan kritikal agar penentuan prioritas terbang penyeberangan pesawat penyemai dapat berjalan lebih efektif.
 
Selaras dengan hal tersebut, jajaran manajemen PJT I melalui Direktur Operasional Milfan Rantawi dan VP Regional II M. Luckmanul Chakim menguraikan bahwa rekayasa ini ditujukan khusus guna mempertahankan posisi batas aman elevasi Danau Toba di kisaran 902,04 meter. Pemenuhan target volume air tersebut menjadi instrumen krusial dalam menopang ketahanan pangan, pasokan air bersih, sekaligus menyuplai kebutuhan energi bagi kelancaran program hilirisasi industri nasional. Harapan serupa disampaikan perwakilan PT INALUM yang menilai kolaborasi ini vital demi keberlanjutan pasokan energi bersih dan pengairan lahan tani masyarakat.
 
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Samosir Sarimpol Simanihuruk menegaskan bahwa jajarannya berfokus penuh pada penguatan rantai koordinasi serta pelaporan dinamika cuaca lokal secara berkala. Letak geografis Samosir yang berada di pusat danau menjadikan isu ketersediaan air sebagai faktor penentu bagi roda ekonomi warga.
 
"OMC Tahap II ini merupakan ikhtiar bersama yang sangat strategis. BPBD Samosir siap memastikan alur penyampaian informasi dari lapangan bergerak cepat dan terpadu, mulai dari tingkat desa hingga kecamatan, sehingga mitigasi dampak El Nino ini dapat berjalan responsif," tegas Sarimpol.

(NR.Sitohang)
 
Kontak Media:
Dinas Kominfo Kabupaten Samosir
Email: kominfo@samosirkab.go.id
Website: samosirkab.go.id

Sukses Edukasi Warga, Sat Lantas Polres Banjar Raih Penghargaan Tertinggi di Polda Jabar

BANJAR — Pendekatan humanis dalam menanamkan kesadaran berkendara yang dilakukan Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Banjar sukses membuahkan apresiasi tertinggi. Dalam ajang evaluasi Kampung Tertib Lalu Lintas yang digelar oleh Polda Jawa Barat, wilayah hukum Polres Banjar berhasil membawa pulang predikat Juara 1 untuk Kategori Polres Tipe B.
 
Pengakuan atas keberhasilan ini diumumkan secara resmi dalam sebuah seremonial di Aula Ditlantas Polda Jawa Barat, Selasa (22/9/2026). Penghargaan ini sekaligus menandai efektivitas kolaborasi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menekan angka fatalitas jalan raya melalui disiplin lingkungan.
 
Titik fokus penilaian berada di Kampung Randegan II, Desa Raharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, di mana tim verifikasi dari Polda Jabar telah melakukan peninjauan menyeluruh pada Kamis (20/8/2026). Aspek yang diuji meliputi kelayakan infrastruktur jalan, visualisasi edukasi marka, serta konsistensi warga dalam menerapkan aturan berkendara sehari-hari.
 
Menanggapi capaian ini, Kasat Lantas Polres Banjar AKP Priyo Sumbodo, S.E., mewakili Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., CPHR., menegaskan bahwa orientasi utama program ini terletak pada dampak sosialnya, bukan pada pengakuan formal.
 
"Kemenangan ini adalah milik warga Desa Raharja dan seluruh pihak yang terlibat. Tugas kami bukan mencari piala, melainkan membentuk ekosistem masyarakat yang secara sadar menjadikan keselamatan berkendara sebagai kebutuhan pokok, bukan paksaan," urai AKP Priyo.
 
Pasca-penghargaan ini, Sat Lantas Polres Banjar dipastikan akan memperluas jangkauan program serupa. Skema lingkungan sadar tertib ini ditargetkan menjadi cetak biru (blueprint) yang akan diterapkan di berbagai titik strategis Kota Banjar demi memperkuat stabilitas kamtibmas serta kelancaran arus lalu lintas wilayah.
 
Polres Banjar berharap esensi dari Kampung Tertib Lalu Lintas ini mampu memicu efek domino yang positif, sehingga gaya hidup disiplin di jalan raya dapat diadopsi oleh seluruh lapisan masyarakat di Kota Banjar secara berkelanjutan.
 
Kontak Media:
Humas Polres Banjar
Email: humaspolresbanjar@polri.go.id
Website: banjar.jabar.polri.go.id