TASIKMALAYA, ARTHA-NEWS.COM — Semangat memperingati Hari Santri Nasional (HSN) ke-12 begitu terasa di lingkungan SMA Negeri 1 Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya. Setelah sukses melaksanakan upacara khidmat pada Kamis (22/10/2026) kemarin, pihak sekolah melanjutkan puncak kemeriahan dengan menggelar berbagai macam perlombaan edukatif dan kultural pada Jumat (23/10/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala SMAN 1 Jamanis, Febriana Hidayati, S.Pd., M.Pd., ini diinisiasi dan dilaksanakan secara kolaboratif oleh Kepanitiaan Ekstrakurikuler Rohis SMAN 1 Jamanis. Seluruh rangkaian acara berpusat di area halaman sekolah dan diikuti dengan antusiasme yang luar biasa oleh para siswa.
"Peringatan Hari Santri dilaksanakan kemarin, dan untuk perlombaannya kita laksanakan hari ini Jumat, agar semua siswa bisa ikut merayakan dengan gembira," ujar Febriana Hidayati, S.Pd., M.Pd. sewaktu memantau jalannya kegiatan.
4 Lomba Khas Hari Santri di SMAN 1 Jamanis
Untuk menumbuhkan nilai spiritual, kreativitas, sekaligus melestarikan kearifan lokal, panitia merumuskan empat kategori perlombaan unik yang merefleksikan karakter santri di era modern:
1. Lomba Ngaliwet (Tradisi Kebersamaan ala Santri)
Khas dengan kultur pesantren, lomba memasak nasi liwet ini berhasil membangun kekompakan antar siswa. Tidak hanya dinilai dari segi cita rasa kuliner tradisionalnya, lomba ini menjadi media nyata dalam mengajarkan esensi gotong royong dan kesederhanaan hidup ala santri kepada generasi muda.
2. Lomba Presentasi Islam (Edukasi Sejarah Resolusi Jihad)
Aspek intelektual dan literasi sejarah tidak luput dari perhatian. Lewat lomba presentasi ini, para siswa ditantang untuk memaparkan materi sejarah mengenai Resolusi Jihad. Perlombaan ini krusial untuk mengingatkan kembali andil besar para ulama dan santri dalam merebut sekaligus mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
3. Fashion Show Busana Muslim (Kreasi Santri Milenial)
Halaman sekolah seketika berubah menjadi panggung catwalk kreatif. Perlombaan fashion show busana muslim ini menjadi ajang bagi para pelajar SMAN 1 Jamanis untuk mengekspresikan tren pakaian muslimah dan muslim yang sopan, rapi, namun tetap modis dan relevan dengan perkembangan zaman.
4. Lomba Sajak Sunda (Cinta Budaya Lokal)
Sebagai sekolah yang berakar di tanah Pasundan, SMAN 1 Jamanis berkomitmen penuh menjaga kelestarian bahasa ibu. Melalui lantunan bait-bait Sajak Sunda yang penuh penghayatan, lomba ini sukses membawa suasana haru sekaligus menegaskan kebanggaan siswa terhadap identitas budaya lokal.
Mewujudkan Iklim Sekolah yang Gembira dan Berkarakter
Pelaksanaan puncak perayaan HSN ke-12 di halaman SMAN 1 Jamanis ini berlangsung sangat semarak. Gelak tawa kebersamaan saat prosesi makan bersama, gemuruh tepuk tangan apresiasi saat sesi fashion show, hingga keheningan penuh haru saat pembacaan Sajak Sunda melebur menjadi satu.
Melalui perpaduan kegiatan spiritual, edukasi sejarah, ekspresi seni, dan tradisi lokal ini, SMAN 1 Jamanis berharap dapat mencetak generasi emas yang tidak hanya unggul secara akademis, namun juga memiliki kedalaman akhlak dan budi pekerti yang kokoh layaknya seorang santri.
(Yana)