Menuntut Kejelasan Bonus Hari Raya! Driver Maxim Depo Online Community ( DOC) Tasikmalaya
Daftar Isi
Tasikmalaya Kota,Artha-News.com-Beberapahari lalu sejumlah supir online maxim tergabung dikomunitas Depo Online Community mendatangi datang ke kantor maxim cabang Tasikmalaya.
Kedatangan doc ke kantor cabang maxim bertempat dijalan peta kota Tasikmalaya menuntut hak-hak para supir berkenaan dengan kebijakan Bonus Hari Raya (BHR) dianggap itu tidak jelas dan kurang transparan.
Hal ini disampaikan komonitas supir online DOC kepada Artha-news.com keluhan para supir online terkait tidak jelasnya perhitungan BHR dan tuntutan hak-hak yang dianggap tidak adil bagi para supir oline yang tergabung pada komunitas Depo Online Community khususnya. (Sabtu,29/3/2025)
Hilman Humas DOC
"Kami dari pihak driver Mempertanyakan mengenai hak-hak driver memang itu adalah sudah menjadi ketetapan presiden dan wamen pun disitu menyatakan bahwa ada hak driver sebesar 20% dari total pendapatan sementara dari komunitas kami ini ada yang menerim ada yang tidak",bebernya
"lalu pihak kantor maxim analisanya darimana mengenai perolehan BHR tidak semua driver mendapkan haknya, apakah ini dari lamanya berkerja ataupun dari produktivitas",tanya humas
Tambahkan humas DOC dan menerangkan bahwa ada satu orang rekan driver yang dapat masuk ke notifikasi akun itu dianggap sangat memalukan lucu sekali bagi pihak maxim memberikan angka nominal
"kalau pa wamen bilang 50 ribu itu tdak penghinaan, justru ini lebih penghinaan lagi,.masuk akun itu ke rekan menerima nominalnya rp.3.900 apakah itu bukan penghinaan lagi",jelasnya
"Jadi datangnya kami ke kantor maxcim itu mempertanyakan dasar hitungan yang tidak sesuai dengan ketetapan presiden dimana hitungan 20% dari pendapatan".pungkasnya
dari hasil wawancara didapat para supir online yang tergabung di komunitas DOC telah melakukan pekerjaan selama lebih dari tiga tahun namun dalam hal BHR ini ada yang tidak mendapatkan haknya sama sekali atau tidak sesuai dengan hak yang diterimanya.
Kaitan dengan adanya insident terjadi dikantor maxsim cabang Tasikmalaya hingga viral dimedia sosial humas DOC menjelaskan bahwa itu akibat,namun tidak dilihat dari sebab terjadinya karena itu hanya spontanitas ketidak puasan rekan-rekan mempertanyakan kepada pihak maxim untuk minta kejelasan dan dilakukan oleh komunitas DOC tuntutan secara prosedur tidak mengarah kepada anarkis perusakan kantor Maxim cabang Tasikmalaya apalagi sifatnya direncakan semua itu hanya spontanitas.
Harapan agar pihak aplikator lebih jelas lagi dan transparan ketetapan aturan main yang benar sesuai dalam hal pembagian BHR dilihat dari komposisi,kinerja para supir online yang tergabung pada Depo Online Community bukan sifatnya dirandom.
(Mat/Ary)
Posting Komentar